Senin, 24 Agustus 2009

esa, tak ada yang setara

Banyak orang telah gagal mengenali Ilah yang esa. Sehingga mereka terjerembab kepada penyembahan ilah-ilah palsu. Padahal mengenali Ilah yang esa adalah esensi jalan lurus.

look, the bible:
Yoh. 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Yoh. 17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

Benarkah dia itu Tuhan? Benarkah dia itu Ilah yang benar? Jika Anda telah kenal, barulah Anda cintai sebagai Ilah. Gunakan segenap hatimu dan segenap jiwamu dan segenap akal budimu untuk mengenali dan mencintai Ilah yang benar yang telah mengutus Nabi Isa.

Ummat Islam, seperti halnya Nabi Ibrahim, telah mengenal yang mana yang pantas disembah dan mana yang tak layak disembah. Maka mereka beriqrar, “Laa ilaaha illallah,” tak ada yang pantas disembah kecuali Allah.

Nabi Isa itu datang dari Allah. Nabi Isa itu utusan Allah. Sedangkan para pemuka trinitas itu datang dari Setan. Mereka adalah para utusan Setan. Mereka adalah anak-anak Iblis. Iblis adalah bapa mereka. Maka berhati-hatilah terhadap dusta yang mereka sebarkan. Karena Tuhanmu itu esa. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Tidak ada yang setara dengan Dia.

0 komentar: