
seringkali tudingan macam begitu, dilontarkan kepada
kaum muslim, dari orang-orang kafir,
begitu melihat masjidil haram yang didalamnya terdapat
Baitullah, yang merupakan kiblat dan simbol kesatuan muslim sedunia.
sejak semula, Nabi Ibrahim yang merupakan moyang dari 3 agama samawi bersama
anaknya Nabi Ismail, mendirikan Baitullah itu atas perintah Allah SWT
dalam alquran:
Alquran: albaqarah:125
Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian "maqam Ibrahim" tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku' dan yang sujud".
selanjutnya:
albaqarah:127
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa): "Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
adapun Nabi Muhammad Saw, yang merupakan Nabi Penutup semua Nabi, yang lahir di negri tersebut(Mekka), kemudian mendapat perintah dari Allah untuk memindahkan Kiblat
Ummat Muslim, pada saat itu dari Baitul Maqdis ke Baitullah (Masjidil haram,sekarang)
sesuai dengan yang tersebut dalam firman Allah SWT
sbb:
Alquran: Albaqarah:142)
Orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: "Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?" Katakanlah: "Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus".
turunnya ayat tersebut, diwaktu kenabian Nabi besar Muhammad, adalah untuk menangkal tuduhan yang dilontarkan oleh kafir2(nasrani dan jahudi) saat itu, dengan mengolok-ngolok bahwa Tuhan Muslim, Allah SWT ada di tempat tersebut (baitul maqdis)
jugat terutama sekali untuk memberi pengertian bahwa dalam ibadat shalat itu bukanlah arah Baitul Maqdis dan Ka'bah itu menjadi tujuan, tetapi menghadapkan diri kepada Tuhan. Untuk persatuan umat Islam, Allah menjadikan Ka'bah sebagai kiblat.
lihatlah bagaimana, ayat selanjutnya ini turun, untuk kaum yang berfikir
Alquran: Albaqarah:144
"Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
demikianlah, dengan adanya penjelasan dari ayat diatas,
menangkal semua tuduhan yang dialamatkan kepada kaum muslim,kiranya tuduhan tersebut
untuk melemahkan iman muslim, dan segala upaya untuk mencari2 persamaan, dengan agama mereka yang memang menuhankan patung2 dan gambar yang banyak diluaran sana.
dan inilah Firman Tuhan, Allah SWT
untuk meneguhkan hati muslim.
Alquran: Albaqarah:147)
"Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu".
Amin, Insyaallah...
wassalam.

5 komentar:
agak susah commet di blogspot
hhh
Gini nich...walau ka'abah banjir.walau hajar aswad hilang.walau hancur di bom...
Muslim tetap sholat kok
Muslim tetap menghadap kiblat
Muslim kan tetap naik haji kok
dan udach dibuktikan kok...
hikmahnya allah membuat banjir ka'bah ..adalah muslim akan tatap beribadah karena muslim bukan penyembah ka'bah atau batu.begitu juga dgn kejadian dicurinya hajar aswad.Wallahu a'lamu bishowab
setuju sama ayruel, kbah hanya petunjuk arah kiblat. Bukan kabahnya yang disembah. kabah hanya petunjuk arah saja...
Waahhh postingan yg amat manfaat, makasih sudah menuliskan ini mas Adi... Alhamdulillah atas Kasih sayangNya... :D
Semoga dikuatkan iman dan taqwa kita, amien
Ka'ba hanyalah penuntun arah yang mempersatukan umat muslim
Trgma kasih tulisannya.
By writer of Hajji Book:
40 Hari Di Tanah Suci.
Thank you
Poskan Komentar