hati saya sedang gusar...
mungkin resah dan entahlah apa namanya...
saat saya mendengar seseorang meninggal dunia...
Ya, Allah ampuni hambamu..
hamba hanyalah makhluk-Mu yang lemah dan tak berdaya
Engkau-lah yang lebih mengetahui segala perkara.
bermula, saat saya sedang melakukan transaksi bisnis dengan seseorang warga keturunan.kapasitas saya adalah membantu teman saya yang hendak membeli tanah dari orang tersebut
yang hendak menjual tanahnya,
alhasil, kesepakatanpun terjadi dan dilanjuti dengan perjanjian ke notaris.
setelah uang muka diberi, maka sisa dari uang yang mesti dibayar adalah saat sertifikat tersebut keluar dari BPN.
setelah sertifikat keluar, maka teman saya membayar lunas harga tanah tersebut,
namun....................................
orang tersebut menolak dan mengingkari harga tanah tersebut
dan mengatakan kepada temanku itu bahwa saya telah berbohong dan dia menuntut harga tanah yang lebih.
teman sayapun gusar dan marah pada saya,..akhirnya saya turun dan menemui orang tersebut dengan kemurkaan saya...
dan saya katakan padanya: apa yang telah terjadi padamu? kenapa engkau ingkar?
dia tetap ngotot mengatakan saya yang salah...
maka, saya bersumpah atas nama tuhan, siapa yang salah dan berbohong akan mati!!!!!
(sekali lagi ampuni saya ya,Allah)
seminggu yang lalu orang itu telah mati.....
ya, Allah ampuni hambamu, jikalau orang itu mati...bukanlah karena apa-apa
melainkan engkaulah yang telah menetapkan kematian seseorang itu...
Ya, Allah ampuni hambamu ini,...yang lemah dan tak berdaya
engkaulah yang lebih mengetahui segala perkara,
jadikan hambamu ini sebagai hamba yang selalu di jalan-MU.
Amin...ya rabbal alamin
Rabu, 2008 Mei 28
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

13 komentar:
orang yang cerdas
adalah yang brdoa seperti doamu itu
@achoey
terima kasih mas, sudah mampir disini.
terimakasih pula atas supportnya,
saya bukanlah siapa-siapa
dan bukan pula saya merasa lebih dari yang lain dalam hal berdoa, semua kuserahkan kepada Allah,
sampai hari ini, hati saya gundah
namun apa yang telah terjadi,
mudah2an menjadi pelajaran yang besar buat saya ataupun orang lain yang membaca ini.
semoga saya dikuatkan oleh Allah.
Assalamu alaikum
Lain kali ...pintaknya jangan mati donk...Minimal dia sadar aja dech
@ayruel
mas, sebenarnya waktu itu
gue khilaf..
saya sangat marah besar..
karena teman saya itu seorang hindu,
saya tidak ingin dia mengira
muslim seperti saya ini seorang
pembohong...
dan dengan orang tersebut
saya bersumpah sambil berjabat tangan,
padahal saya harap dia tidak akan melakukan sumpah jabat tangan dengan saya,
karena posisi saya waktu itu
ber"tauhid"...
dan saya sudah mendapat tanda...
sekali lagi saya merasa khilaf,
terima kasiih mas ayruel,
semoga Allah mengampuni saya,
dan saya mengambil positifnya saja
bahwa bukanlah kemauan hamba itu yang diikuti oleh sang khaliq.
karena kuasa untuk menghidupkan ataupun mematikan seseorang hanya Allah saja yang tahu.
yang punya qudrat dan iradat.
tks.
ikut comment yah mas,
kok bisa ingkar ya mas..? padahal notarisnya ada sebagai saksi, bukan begitu..?
memang biasanya ampuh doa-doa orang yang di zalimi.
trims
sayang, jangan2 nggak khusnulkhotimah dia. jadi ngeri nyumpahi orang ya.
oke, mbales silaturahminya aja. salam kenal.
@On#Desktop
thanks sudah mau mampir untuk koment,
sewaktu saya sampaikan hal tersebut ke notaris,
notarisnya mendukung saya, tapi teman saya itu nggak mau ribut, jadi akhirnya kami mengalah dan tidak jadi membeli tanah tersebut, bahkan teman hindu saya itu sampai takut karena dia merasa seperti diteror.
@aristo
salam silaturahmi juga mas.
ikutan mampir ya..
hmm..berarti benar klo doanya orang2 yg dizalimi biasanya langsung didengar Allah.
Pelajaran berharga untuk selalu berhati2 berbuat dan bertindak.
nice blog :)
Iya kematian, jodoh, pangkat, rezeki setiap orang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Kalaupun seseorang meninggal setelah suatu perkara, kematiannya bukan lah disebabkan oleh perkara tersebut atau tidak lebih adalah kebetulan saja....Apapun yg terjadi adalaha ketentuan Allah yg Maha Tahu dan semua itu adalah rasiaNya...
Maaf baru mampir. Salam kenal ya mas, thax udah mampir di kaplingquw
Is, di header tuw foto sana ya? soalnya rumahnya mirip perumahan inco deh...
Wah.. Manjur banget donk, sumpah serapah mu! Hmm.. kalo gitu tolong sumpah serapahin saya agar sukses, panjang umur, berkecukupan, dapet jodoh yang sejati, donk..
Ditunggu, yaaa..!!
**Atau saya perlu berbisnis dulu dengan anda?**
@ratna
you are well come, mbak..
thanks for your comment.
@rita
benar, semua itu rahasia Allah.
eh,mbak rita, loe benar..
rumah tersebut sangat mirip di sorowako..he..he..he..,tau aja.
@zeal
mas, nggak ada yang namanya sumpah itu, manjur...
apalagi sumpah serapah he..he..he.
tapi saya akan mendoakan anda,
seperti yang anda minta,
tapi ingat semua berpulang pada Allah. so, jangan jadi syirik karena saya..he..he..he..
anda boleh berbisnis dengan saya,
saya seorang konsultan merangkap makelar...he..he..he..
Wah, ini juga tanda2 Tuhan menunjukkan eksistensinya!!hehe...
Poskan Komentar